Ini tips buat tujuan dan batasan penelitian yang benar

Banyak dari kita menyusun tujuan penelitian dan batasan sekenanya. Padahal Menyusun proposal skripsi, tesis, atau disertasi di bidang Teknologi Informasi sering kali membingungkan. Banyak mahasiswa terjebak saat merumuskan Tujuan Penelitian dan Batasan Penelitian.

Tujuan penelitian sering kali ditulis seperti langkah kerja harian, misalnya “membuat aplikasi X”. Padahal itu kurang tepat. Batasan penelitian juga sering tertukar dengan alasan pribadi, seperti “peneliti kekurangan waktu atau laptop lambat”. Padahal secara metode penelitian perlu dipertanggung jawabkan.

Mari kita bahas cara menyusun keduanya dengan benar, jelas, dan mudah dipahami.

1. Menyusun Tujuan Penelitian dengan Taksonomi Bloom

Tujuan penelitian adalah jawaban langsung atas rumusan masalah Anda. Pada penelitian bidang teknik, tujuan bukan sekadar menghasilkan produk atau perangkat lunak. Tujuan harus menunjukkan nilai ilmiah atau pembuktian dari metode yang digunakan.

Agar tujuan penelitian bernilai ilmiah, Anda bisa menggunakan Taksonomi Bloom tingkat tinggi:

  • C4 Analyzing atau Menganalisis: Memecah masalah untuk memahami struktur, pola, atau hubungan antar komponen sistem.

  • C5 Evaluating atau Mengevaluasi: Menilai kinerja, efisiensi, atau keandalan suatu metode berdasarkan standar ilmiah.

  • C6 Creating atau Merancang: Membuat model, algoritma, atau arsitektur sistem baru.

💡 Tips Penting:

Hindari kata kerja tingkat rendah seperti memahami atau mengetahui. Gunakan kata kerja operasional seperti merancang, menganalisis, mengukur, atau mengevaluasi.

2. Menyusun Batasan Penelitian yang Tepat

Batasan penelitian berguna agar fokus riset Anda tetap terarah dan terukur sesuai waktu serta sumber daya yang ada.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  1. Mengeluhkan Keterbatasan Fasilitas: Menulis kalimat seperti “laptop peneliti hanya memiliki RAM 8GB”. Ini adalah kendala teknis lapangan, bukan batasan ilmiah yang disengaja.

  2. Terlalu Umum: Menuliskan batasan tanpa kriteria teknis yang jelas. misalnya peneliti hanya berfokus pada yogyakarta. apa alasannya?

Cara Menyusun Batasan yang Benar

Batasan penelitian harus berfokus pada ruang lingkup teknis yang sengaja Anda pilih, seperti:

  • Data: Jenis, jumlah, format, atau sumber data.

  • Lingkungan Pengujian: Spesifikasi sistem, jaringan, atau perangkat uji.

  • Metode: Varian algoritma spesifik yang dipakai.

  • Metrik Evaluasi: Ukuran keberhasilan seperti akurasi, waktu proses, atau penggunaan memori.

3. Contoh Nyata pada Bidang Teknologi Informasi

Mari kita ambil topik penelitian: Deteksi Serangan Siber pada Jaringan IoT.

Contoh yang Salah

  • Tujuan: Membuat aplikasi Python untuk mendeteksi serangan pada IoT dan membuktikan bahwa aplikasi itu bagus.

  • Batasan: Peneliti tidak memakai alat IoT raspberry karena harga alat mahal sehingga menggunakan orange pi.

Contoh yang Benar

Judul Penelitian:

Optimasi Algoritma Lightweight Deep Learning untuk Deteksi Anomali Trafik pada Perangkat Edge IoT

Tujuan Penelitian:

  1. Merancang arsitektur Convolutional Neural Network yang ringan untuk mendeteksi anomali trafik pada perangkat edge IoT.

  2. Mengevaluasi tingkat akurasi dan waktu proses model yang dibuat dibanding model standar pada lalu lintas data langsung.

Batasan Penelitian:

  1. Data yang digunakan terbatas pada N BAIoT Dataset yang berisi trafik normal dan serangan botnet lima tahun terakhir sesuai penelitian Bosch [3] .

  2. Pengujian efisiensi daya dan waktu proses dilakukan pada papan uji Raspberry Pi 4 dengan RAM 4GB yang merupakan spesifikasi umum di penelitian lainnya [3][4]

  3. Parameter keberhasilan dihitung berdasarkan Akurasi, F1 Score, Waktu Proses, dan Penggunaan Memori.

4. Perbedaan Tujuan dan Batasan untuk Jenjang S1, S2, dan S3

Tiap jenjang pendidikan memiliki tingkat kedalaman dan tuntutan kebaruan yang berbeda.

Jenjang Sarjana (S1)

  • Fokus Utama: Penerapan dan implementasi metode.

  • Level Bloom: C3 hingga C4 (Penerapan dan Analisis).

  • Bentuk Tujuan: Menerapkan metode X untuk menyelesaikan masalah Y.

  • Batasan: Pengujian pada skenario kasus tertentu dengan alat standar.

Jenjang Magister (S2)

  • Fokus Utama: Pengembangan dan optimasi metode.

  • Level Bloom: C4 hingga C5 (Analisis dan Evaluasi).

  • Bentuk Tujuan: Mengembangkan atau memperbarui metode X agar kinerjanya lebih baik pada kasus Y.

  • Batasan: Pengujian dengan perbandingan langsung terhadap metode terbaik saat ini.

Jenjang Doktor (S3)

  • Fokus Utama: Inovasi dan kebaruan atau novelty.

  • Level Bloom: C5 hingga C6 (Evaluasi dan Penciptaan).

  • Bentuk Tujuan: Menemukan teori, metode, atau kerangka kerja baru yang memecahkan masalah dasar.

  • Batasan: Pembuktian teoritis, analisis kondisi khusus, dan kontribusi ilmu pengetahuan mendasar.

Penutup

Menyusun tujuan dan batasan penelitian secara presisi adalah kunci kelancaran sidang Anda. Tujuan yang terarah membuat penguji paham nilai ilmiah penelitian Anda. Batasan yang jelas menjaga Anda agar tidak mendapat pertanyaan penguji yang melebar jauh dari topik utama.