Gaya Menyusun Abstrak

Abstrak adalah hal kedua yang pasti dibaca setelah judul penelitian. Berbeda dengan judul penelitian yang akan menjadi dasar ketertarikan pembaca untuk membaca penelitian Anda berdasar judul. Abstrak membuka takbir bahwa penelitian Anda layak atau tidak, memiliki sesuatu hal yang menarik atau tidak, dan berbagai informasi kunci yang berada dalam penelitian Anda. Abstrak mengingatkan saya seperti cover buku di bagian belakang yang akan memutuskan seseorang akan membeli buku Anda atau akan meletakkannya kembali.

Pertanyaannya, bagaimana menyusun abstrak dengan baik. Pada tulisan ini kita akan membahas dua gaya abstrak yang perlu diketahui. Karena abstrak sendiri disusun bukan dengan segala kebebasan yang dipikirkan dalam menulis. Abstrak disusun secara runtun, terstruktur, dan merangkum ikhtisar penelitian Ada. Abstrak terbagi menjadi tiga gaya: abstrak sederhana (general abstract), abstrak yang terstruktur (structured abstract), dan abstrak yang lebih panjang (extended abstract).

Tiga gaya tersebut tentu dipilah berdasar kebutuhan sebuah publikasi. Pada artikel konferensi atau disertasi misalnya, abstrak sederhana menjadi pilihan. Pada artikel jurnal atau artikel penelitian abstrak yang terstruktur dibutuhkan oleh editor. Pada laporan, whitepaper, atau beberapa artikel mensyaratkan menggunakan abstrak yang lebih panjang. Singkat kata kebutuhan abstrak ini bergantung pada kebutuhan yang diharapkan oleh penerbit atau penyelenggara.

Abstrak sederhana sering disepelekan karena namanya. Abstrak ini sering juga disebut dengan ‘abstrak’ tanpa kata ‘sederhana’. Abstrak ini secara sederhana disusun secara bebas dan tidak ada ikatan atau aturan. Namun dalam penulisan abstrak ini dikemas dalam satu paragraf. Jumlah kata dalam abstrak ini maksimum hingga 150 kata. Walaupun tidak terdapat kewajiban apa yang harus ada dalam abstrak. berikut adalah poin-poin yang disarankan ada dalam sebuah abstrak. Struktur ini dikenal dengan IMRAD. IMRAD (Introduction, Methods, Results And Discussion) format.

  1. Apa masalah yang dikemukakan di penelitian Anda
  2. Mengapa masalah itu penting, apa risikonya jika masalah itu tidak dipecahkan
  3. Apa solusi yang penelitian ini usulkan untuk memecahkan masalah itu
  4. Apa metode yang digunakan untuk menyusun solusi tersebut
  5. Apa hasil yang diperoleh dari evaluasi solusi yang diusulkan
  6. Apa manfaat yang diperoleh bagi pembaca

Abstrak terstruktur umumnya hadir dalam kebutuhan jurnal publikasi yang lebih ‘serius’ menekankan pada novelty. Abstrak ini dinamakan ‘structured abstract’ dikarenakan sudah terdapat kaidah-kaidah yang harus diikuti. Penulisan abstrak ini dikemas dalam beberapa paragraf. Abstrak ini maksimum hingga 300 kata. Abstrak ini diawali dengan sebuah poin dan juga isinya.

  1. Context. Kontekstual penelitian berisi domain yang akan dibahas dalam penelitian ini. Sebagai contoh jika penelitian Anda di data mining maka OLTP, OLAP, atau data lake adalah kontekstual penelitian Anda
  2. Objective. Tujuan penelitian Anda, apa yang dilakukan penelitian ini
  3. Method. Bagian ini berisi metode penelitian yang digunakan untuk memenuhi tujuan penelitian
  4. Result. Bagian ini berisi hasil penelitian dan kontribusi penelitian
  5. Conclusion. Bagian ini berisi kesimpulan dari hasil evaluasi dan validasi penelitian

Poin-poin tersebut adalah salah satu contoh saja, terdapat berbagai macam variasi yang ditentukan oleh penerbit jurnal.

Abstrak yang lebih panjang atau dikenal dengan extended abstract pada umumnya dibutuhkan pada beberapa penerbit yang meminta penulis untuk mendeskripsikan idenya sebelum mengumpulkan artikel lengkapnya. Paper ini mengadopsi prinsip layaknya IMRAD atau terstruktur. Berbeda dengan abstrak sederhana dan terstruktur yang hanya satu lembar abstrak ini memiliki panjang berlembar-lembar. Abstrak ini bisa memiliki panjang hingga 2000 kata dengan jumlah halaman setidaknya tiga halaman. abstrak seperti ini memiliki komposisi yang lengkap bahkan satu-satunya abstrak yang memiliki referensi. Lihat contohnya

  • Pendahuluan
  • Metode
  • Temuan atau Kontribusi
  • Kesimpulan
  • Referensi

Jadi abstrak mana yang kita pilih, dan apa kesulitannya menyusun abstrak. mari berdiskusi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *